Sugondo, Salahudin, dan dr. Mohammad Muncul Sebagai Kandidat Kuat Ketua PMI Kabupaten Gorontalo

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo.kuytanda.com |LIMBOTO — Kontestasi pemilihan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo memanas. Tiga tokoh dengan rekam jejak kharismatik disebut-sebut sebagai kandidat kuat yang layak memimpin organisasi kemanusiaan tersebut. Mereka adalah Sugondo Makmur, S.Pd, MH., Dr. Salahudin Pakaya, dan dr. A.R. Mohammad.

Ketiganya dianggap punya kapasitas, jaringan, serta pengalaman dalam mengelola organisasi besar, apalagi di tengah kebutuhan revitalisasi peran PMI di tingkat lokal.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Gorontalo, Alwin Thalib, menegaskan bahwa kontestasi ini bukan sekadar soal siapa yang duduk di kursi ketua, tetapi siapa yang benar-benar siap menjadikan PMI sebagai lembaga yang tanggap dan responsif terhadap kebutuhan kemanusiaan.

“PMI ini bukan sekadar organisasi sosial biasa. Ia butuh pemimpin yang kuat secara moral, administratif, dan punya sensitivitas terhadap kondisi rakyat. Saya kira, dari sejumlah nama yang beredar, ada tiga figur yang saat ini paling layak,” ungkap Alwin Thalib, Kamis (7/8/2025).

Menurut Alwin, Sugondo Makmur dikenal sebagai sosok pendidik dan organisatoris yang punya rekam jejak panjang di dunia birokrasi dan sosial. Dr. Salahudin Pakaya, akademisi dan tokoh pemuda, dinilai visioner dan mampu menggerakkan relawan. Sementara dr. A.R. Mohammad, seorang tenaga medis senior, dianggap paham betul dunia kemanusiaan dan sudah terlibat langsung dalam banyak misi kemanusiaan.

“Pemilihan Ketua PMI kali ini bukan hanya soal elektabilitas, tapi soal kapabilitas. Harus ada yang mampu menjawab tantangan zaman, mulai dari penguatan relawan hingga edukasi kemanusiaan berbasis masyarakat,” tambah Alwin.

Meski belum diumumkan secara resmi kapan pemilihan akan digelar, namun atmosfer persaingan mulai terasa di berbagai lini. Dukungan dari kalangan relawan, ormas, hingga partai politik pun mulai terlihat mengerucut.

Alwin juga mengingatkan agar proses pemilihan nanti tetap menjaga netralitas dan tidak disusupi agenda politik praktis.

“PMI harus tetap jadi lembaga independen. Jangan sampai jadi kendaraan politik terselubung. Mari kita jadikan ini momentum pembenahan, bukan perebutan kekuasaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Sofyan Puhi : Pemkab Gorontalo Perkuat Gerakan Kampung Iklim
Bupati Sofyan Puhi : Pemkab Gorontalo Komitmen Lindungi P3K Guru Paruh Waktu Tetap Aman dan Terlindungi
Sukses Jadi Tuan Rumah Kegiatan Provinsi, Bupati Gorontalo Dorong Penguatan UMKM dan Peran Keluarga
Bupati Sofyan Puhi Menerima Kunker BPJS, Siap Jamin Perlindungan PPPK Paruh Waktu
Bupati Sofyan Puhi Kembali Ziarahi Makam Rachmat Gobel, Doa dan Penghormatan Tak Pernah Putus
Mengenang Wafatnya Rahmat Gobel, Ribuan Warga Gorontalo Gelar Doa dan Zikir Bersama
Buka Sosialisasi Pengelolaan APBDesa, Bupati Sofyan Puhi Ingatkan Kepala Desa dan Kepala Sekolah Konsisten Cegah Korupsi
Hadiri Wisuda Umgo, Wabup Tonny Junus: Apresiasi Lahirnya Generasi Intelektual

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:03

Bupati Sofyan Puhi : Pemkab Gorontalo Perkuat Gerakan Kampung Iklim

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:58

Bupati Sofyan Puhi : Pemkab Gorontalo Komitmen Lindungi P3K Guru Paruh Waktu Tetap Aman dan Terlindungi

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:11

Sukses Jadi Tuan Rumah Kegiatan Provinsi, Bupati Gorontalo Dorong Penguatan UMKM dan Peran Keluarga

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:12

Bupati Sofyan Puhi Menerima Kunker BPJS, Siap Jamin Perlindungan PPPK Paruh Waktu

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:36

Bupati Sofyan Puhi Kembali Ziarahi Makam Rachmat Gobel, Doa dan Penghormatan Tak Pernah Putus

Berita Terbaru