Gorontalo.kuytanda.com|LIMBOTO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jasa Bahari mensosialisasikan program LAUTRA (Lautan Sejahtera), khususnya komponen kedua yang berfokus pada peningkatan ekonomi masyarakat di kawasan konservasi. Salah satu wilayah yang menjadi target utama program ini adalah Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD) Teluk Gorontalo.
Sosialisasi tersebut, dihadiri Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Batudaa Pantai berserta Kepala Desa serta undangan laiinya.
Ketua Tim Kerja dari KKP, Elmer Yusuf Samuel Simanjuntak, menjelaskan bahwa tujuan utama LAUTRA adalah menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat pesisir tanpa memberikan tekanan berlebih pada ekosistem laut.
Dengan skema bantuan yang komprehensif. Meliputi pembangunan Infrastruktur Pengadaan sarana dan prasarana pendukung di desa pesisir. bantuan modal pendanaan untuk usaha masyarakat serta peningkatan sumber daya manusia.
“Kami igin kolaborasi bersama OPD, kecamatan agar desa di Kabupaten Gorontalo sehingga program ini lebih efektif dan efisien bagi masyarakat,” ujar Elmer ditemui usai pertemuan tersebut.
Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat 8 desa di Kecamatan Batudaa Pantai dan yaitu Biluhu Timur, Bongo, Kayubulan, Langgula, Lopo, Tontayuo, Olimoo’o dan Lamu untuk menjadi mata pencaharian altrnatif seperti sektor wisata Bahari perikanan tangkap ramah lingkungan, budidaya serta argo maritim.
“Program LAUTRA sangat menekankan pada peningkatan peran gender di Kawasan konservasi pesisir didorong untuk mengembangkan usaha pengolahan hasil laut untuk peningkatan ekonomi masyarakat berupa Keripik cumi dan keripik cakalang olahan stik ikan dan berbagai camilan (snack) khas laut” jelasnya.
Sementara itu Bupati Sofyan menyambut baik program ini dengan bantuan modal pendanaan untuk usaha masyarakat serta peningkatan sumber daya manusia di Kawasan konservasi di Kecamatan Biluhu.
“Sofyan menginstruksikan kepada OPD terkait PUPR, Perikanan, Pariwisata, hingga UMKM—untuk berkolaborasi dengan KKP Direktorat Jasa Bahari secara keroyokan agar hasilnya maksimal bagi masyarakat desa,” ungkap Bupati.









