Gorontalo.kuytanda.com|KABUPATEN GORONTALO – Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, melantik Penjabat Kepala Desa Ulobua, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, yang dilaksanakan di Aula BKPSDM Kabupaten Gorontalo, Kamis (23/04/2026).
Kegiatan pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, Asisten II, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala BKPSDM beserta jajaran, serta undangan terkait lainnya.
Pada Kesempatan tersebut, Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi menyampaikan kepercayaan pemerintah daerah kepada penjabat kepala desa yang baru dilantik untuk melaksanakan tugas pemerintahan desa dengan penuh tanggung jawab, serta mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepala desa sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami percaya saudara mampu menjalankan tugas-tugas pemerintahan desa dengan baik, sekaligus mempersiapkan tahapan pemilihan kepala desa ke depan sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Sofyan Puhi.
Bupati menekankan beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian dalam menjalankan tugas, di antaranya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara tulus dan ikhlas, membangun komunikasi serta koordinasi yang baik dengan seluruh perangkat desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.
Selain itu, Bupati Sofyan Puhi juga mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran desa yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mendorong inovasi dalam pembangunan desa dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki.
“Manfaatkan potensi desa secara optimal, termasuk pengembangan UMKM dan potensi wilayah yang ada, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Terkahir Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di Desa Ulobua, termasuk rencana program infrastruktur yang sebelumnya direncanakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
“Terkait program TMMD yang sempat direncanakan, untuk sementara mengalami penundaan karena kebijakan pelaksanaan di tingkat pusat. Namun, anggaran tetap dialokasikan dan akan menjadi prioritas pada pelaksanaan berikutnya,” jelasnya.









