Gorontalo.kuytanda.com |LIMBOTO, Diskominfo — Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Hal itu disampaikan saat membuka Workshop Tata Kelola Penyelesaian dan Pengembalian Kerugian Daerah di Aula Potombango BKPSDM, Rabu (22/10/2025).
Menurut Sofyan, kegiatan ini bukan sekadar membahas temuan audit, tetapi menjadi ruang evaluasi agar pengawasan keuangan daerah berjalan efektif.
“Tujuan utama kita bukan mencari kesalahan, tetapi mengawal pembangunan agar berjalan akuntabel dan transparan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2020 yang selama ini menjadi acuan penyelesaian kerugian daerah.
“Saya minta masukannya, mungkin Perbup ini sudah saatnya diperbarui,” tambahnya.
Sofyan meminta seluruh OPD lebih terbuka terhadap masyarakat agar pengawasan publik dapat berjalan maksimal.
“Kita butuh pengawasan dari masyarakat juga, bukan hanya dari internal pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Inspektur Kabupaten Gorontalo Dewi Nani menyebut percepatan penyelesaian temuan audit menjadi prioritas untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Alokasi dari pusat menurun, daerah harus bergerak cepat. Salah satunya dengan menuntaskan temuan-temuan audit,” katanya.
Workshop ini menjadi bagian dari langkah Pemkab Gorontalo memperkuat tata kelola keuangan daerah dan menutup potensi kebocoran anggaran.









