Gorontalo.kuytanda.com |LIMBOTO, diskominfo — Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mempercepat penurunan stunting. Hal itu disampaikan Tonny saat memaparkan strategi prioritas pada Rakor Evaluasi Program Stunting 2025 yang berlangsung di Grand Bukit Proja Hotel, Desa Pone, Limboto Barat, Selasa (25/11).
Tonny menyoroti bahwa stunting masih menjadi tantangan serius, terutama akibat minimnya penganggaran khusus dan belum optimalnya dukungan ketahanan pangan keluarga. Meski demikian, ia memastikan seluruh unsur—mulai pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga masyarakat—akan digerakkan secara terpadu.
Ia membeberkan sejumlah langkah strategis, di antaranya pemenuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, penguatan pendampingan keluarga berisiko, pemantauan tumbuh kembang melalui posyandu, percepatan rujukan, serta optimalisasi e-PPGBM, audit kasus stunting, dan rencana aksi desa bebas stunting.
Tonny juga menampilkan deretan inovasi daerah yang terbukti mendorong percepatan penurunan stunting, seperti BURASA (Buku Raport Stunting), GARAM PEDIS, DANDREM, TAG DORA, Posyandu Holistik Integratif, Layanan Ibu Terpadu Labu Emas, Koin 1000 untuk Anak Stunting, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam paparannya, Tonny mengungkap perkembangan prevalensi stunting tiga tahun terakhir:
• 2022: 30,8%
• 2023: naik menjadi 34,7%
• 2024: turun drastis menjadi 28,3%
Penurunan 6,4 poin persentase pada 2024 disebut sebagai capaian besar yang menunjukkan intervensi lintas sektor mulai berdampak signifikan. “Tantangan kita adalah menjaga momentum agar angka stunting terus turun hingga di bawah standar nasional,” tegasnya
Langkah-langkah strategis harus terus dipertajam. Mulai dari edukasi gizi, penguatan posyandu, pendampingan keluarga berisiko stunting, hingga intervensi langsung kepada ibu hamil dan balita,” ujar Tonny.
Rakor turut dihadiri Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Ketua TP-PKK Ny. Maryam Sofyan Puhi, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Kadis PPKB Kabupaten Gorontalo Rismawaty Arsad, para pimpinan OPD, serta para camat. Forum evaluasi tahunan ini menjadi ruang memperkuat sinergi dan meneguhkan langkah bersama menuju Kabupaten Gorontalo bebas stunting dan lahirnya generasi sehat, cerdas, dan produktif.









