Wabup Tonny Buka Advokasi Lintas Sektor, Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus membuka advokasi lintas sektor percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari Program INEY Fase II Tahun 2026. Pemerintah daerah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting.

Kuytanda.com |LIMBOTO, DISKOMINFO – Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus membuka pertemuan Advokasi Lintas Sektor dalam Integrasi Intervensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Gorontalo, Selasa (30/6/2026), di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Investing in Nutrition and Early Years (INEY) Fase II Tahun 2026 ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat penurunan stunting melalui intervensi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Tonny yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Gorontalo menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing.

“Percepatan penurunan stunting bukan sekadar program kesehatan, tetapi investasi masa depan bangsa. Karena itu, diperlukan komitmen dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, prevalensi stunting di Kabupaten Gorontalo masih menunjukkan fluktuasi. Berdasarkan SSGI Tahun 2022 angkanya mencapai 30,7 persen, meningkat menjadi 34,7 persen pada Survei Kesehatan Indonesia 2023, kemudian turun menjadi 28,3 persen pada 2024.

Menurut Tonny, upaya percepatan penurunan stunting mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 dan telah menjadi salah satu sasaran pembangunan dalam RPJMD Kabupaten Gorontalo Tahun 2025–2029.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah, khususnya OPD pengampu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), untuk terus memperkuat koordinasi agar intervensi kepada sasaran berjalan efektif, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Tonny juga menyampaikan apresiasi kepada Poltekkes Kemenkes Gorontalo yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Masrif, berharap advokasi ini dapat membangun kesepahaman seluruh pemangku kepentingan terhadap pelaksanaan INEY Fase II. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan aktif seluruh organisasi perangkat daerah agar setiap sasaran memperoleh pelayanan yang berkualitas.

Berita Terkait

Sofyan Puhi Lantik 29 Pejabat Eselon II, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pejabat yang Bergeser
Wabup Tonny Dorong Generasi Qur’ani Sejak Usia Dini
Sekda Sugondo: Pemkab Gorontalo Mulai Dorong Pemerintahan Berbasis AI
Gandeng DPD RI, Pemkab Gorontalo Pacu Pembangunan Hijau dan Kawasan Pesantren
Desa Luwoo Resmi Jadi Desa Kreatif, Bidik Pasar Global
Bupati Sofyan Puhi Resmikan Masjid Al Masyur di Desa Balahu
Bupati Sofyan Tinjau Kesiapan PLUT Lokasi Penyambutan Pejabat Kementerian Besok
Kecamatan Tibawa Jadi Pusat Inovasi “Lebe Gacor”, Bupati Gorontalo Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor Tangani Stunting

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:07

Sofyan Puhi Lantik 29 Pejabat Eselon II, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pejabat yang Bergeser

Rabu, 16 September 2026 - 14:44

Wabup Tonny Dorong Generasi Qur’ani Sejak Usia Dini

Rabu, 16 September 2026 - 12:17

Sekda Sugondo: Pemkab Gorontalo Mulai Dorong Pemerintahan Berbasis AI

Senin, 14 September 2026 - 18:38

Gandeng DPD RI, Pemkab Gorontalo Pacu Pembangunan Hijau dan Kawasan Pesantren

Minggu, 13 September 2026 - 18:28

Desa Luwoo Resmi Jadi Desa Kreatif, Bidik Pasar Global

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Wabup Tonny Dorong Generasi Qur’ani Sejak Usia Dini

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:44

Ekonomi

Desa Luwoo Resmi Jadi Desa Kreatif, Bidik Pasar Global

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:28