Desa Luwoo Resmi Jadi Desa Kreatif, Bidik Pasar Global

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO, — Desa Luwoo, Kabupaten Gorontalo, resmi diluncurkan sebagai Desa Kreatif, Sabtu (12/9). Momentum ini menandai langkah baru dalam mendorong potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang berdaya saing hingga pasar global.

Peluncuran dihadiri Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Restog Krisna Kusuma, Wakil Gubernur Gorontalo Ida Syahidah Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, serta jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan seluruh pihak yang telah mendampingi masyarakat Luwoo. Menurutnya, kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan alam seperti rotan, pelepah enau dan eceng gondok telah melahirkan berbagai produk bernilai ekonomi, mulai dari keranjang, perabot, lampu hias hingga tas.

“Potensi yang ada di desa harus terus dikembangkan sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Sofyan.

Ia menegaskan, status Desa Kreatif tidak berhenti pada seremoni. Pemkab Gorontalo akan memperkuat kualitas produk, desain, kemasan, pemasaran, digitalisasi, akses pembiayaan hingga perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Produk Luwoo juga didorong masuk ke pasar yang lebih luas melalui platform digital dan kolaborasi dengan desainer nasional, tanpa menghilangkan karakter dan identitas budaya lokal.

Staf Ahli Menteri Ekraf RI Restog Krisna Kusuma menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai produk kerajinan Luwoo memiliki kualitas dan potensi besar untuk dikembangkan.

Pertumbuhan ekonomi nasional sudah seharusnya tumbuh dari daerah, bahkan dari desa. Melalui program Desa Kreatif, kami berharap taraf hidup masyarakat terus meningkat,” katanya.

Peluncuran ini sekaligus memperkuat arah pembangunan Kabupaten Gorontalo yang menempatkan kreativitas, potensi lokal dan kekuatan masyarakat sebagai modal utama pembangunan.

Dari Luwoo, desa tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi tumbuh sebagai ruang kreativitas, sumber ekonomi baru, sekaligus pintu masuk produk lokal Gorontalo menuju pasar nasional dan global.

Berita Terkait

Sofyan Puhi Lantik 29 Pejabat Eselon II, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pejabat yang Bergeser
Wabup Tonny Dorong Generasi Qur’ani Sejak Usia Dini
Sekda Sugondo: Pemkab Gorontalo Mulai Dorong Pemerintahan Berbasis AI
Gandeng DPD RI, Pemkab Gorontalo Pacu Pembangunan Hijau dan Kawasan Pesantren
Bupati Sofyan Puhi Resmikan Masjid Al Masyur di Desa Balahu
Bupati Sofyan Tinjau Kesiapan PLUT Lokasi Penyambutan Pejabat Kementerian Besok
Kecamatan Tibawa Jadi Pusat Inovasi “Lebe Gacor”, Bupati Gorontalo Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor Tangani Stunting
Wabup Tonny Hadiri Audiensi Bersama Menteri ESDM Bahas Penataan WPR

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:07

Sofyan Puhi Lantik 29 Pejabat Eselon II, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pejabat yang Bergeser

Rabu, 16 September 2026 - 14:44

Wabup Tonny Dorong Generasi Qur’ani Sejak Usia Dini

Rabu, 16 September 2026 - 12:17

Sekda Sugondo: Pemkab Gorontalo Mulai Dorong Pemerintahan Berbasis AI

Senin, 14 September 2026 - 18:38

Gandeng DPD RI, Pemkab Gorontalo Pacu Pembangunan Hijau dan Kawasan Pesantren

Minggu, 13 September 2026 - 18:28

Desa Luwoo Resmi Jadi Desa Kreatif, Bidik Pasar Global

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Wabup Tonny Dorong Generasi Qur’ani Sejak Usia Dini

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:44

Ekonomi

Desa Luwoo Resmi Jadi Desa Kreatif, Bidik Pasar Global

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:28