Pemkab Bone Bolango Kedepankan Kajian Ekologi sebelum Bangun Jalan Tulabolo–Pinogu

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo.kuytanda.com – BONE BOLANGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango menegaskan bahwa rencana pembangunan ruas jalan Tulabolo–Pinogu tidak hanya berorientasi pada peningkatan akses transportasi masyarakat, tetapi juga mengedepankan perlindungan lingkungan hidup dan kelestarian ekosistem di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW).

‎Komitmen tersebut diwujudkan dengan melibatkan tim akademisi dari sejumlah perguruan tinggi untuk melakukan survei  ekologis secara komprehensif. Kajian ini akan memetakan habitat satwa liar, koridor perlintasan satwa, hingga keberadaan flora endemik sebagai dasar penyusunan desain teknis pembangunan jalan.

‎Langkah awal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Survei  Ekologis Koridor Satwa, Habitat, Lintas Satwa, dan Flora Endemik pada Ruas Jalan Tulabolo–Pinogu yang digelar di Kantor Bappeda Litbang Bone Bolango, Selasa (21/7/2026).

‎Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, mengatakan pembangunan akses menuju Kecamatan Pinogu merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat. Meski demikian, proses perencanaannya harus tetap mengutamakan prinsip pembangunan berkelanjutan agar tidak mengancam keanekaragaman hayati di kawasan konservasi.

‎”Jalan Tulabolo–Pinogu merupakan kebutuhan masyarakat dan menjadi kepentingan bersama. Namun, setiap tahapan perencanaannya harus memperhatikan aspek ekologis yang wajib dilindungi,” ujar Iwan.

‎Menurutnya, saat ini pemerintah masih berada pada tahap penyusunan rancangan awal. Setelah itu, tim ahli akan melakukan survei lapangan untuk mengidentifikasi kondisi riil kawasan yang akan dilalui ruas jalan tersebut.

‎Hasil survei nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan desain jalan yang paling sesuai dengan karakter lingkungan, termasuk menyusun langkah-langkah mitigasi agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan tanpa mengganggu habitat satwa maupun keberadaan flora endemik di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.

‎Pemkab Bone Bolango berharap pendekatan ilmiah yang ditempuh melalui survei ekologis ini mampu menghadirkan solusi terbaik, sehingga pembangunan akses Tulabolo–Pinogu dapat memperkuat konektivitas wilayah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

Berita Terkait

Bupati Ismet Mile Dorong Perempuan Ambil Peran Pimpin Desa
Ruwaida Mile Siapkan Jumbara 2027, Kader PKK Bakal Adu Kreativitas
Sekda Bone Bolango Minta OPD Percepat Pemenuhan Evidence MCSP 2026
Ruwaida Mile Jadikan PKK Ruang Pengabdian
Bupati Ismet Mile Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Bangun Nalar
Bupati Ismet Dorong Bunda PAUD Melek Teknologi
Ruwaida Dorong Bunda PAUD Kecamatan Bentuk Pokja
287 Aset Pemkab Bone Bolango Bersertifikat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 20:51

Bupati Ismet Mile Dorong Perempuan Ambil Peran Pimpin Desa

Selasa, 8 September 2026 - 20:44

Ruwaida Mile Siapkan Jumbara 2027, Kader PKK Bakal Adu Kreativitas

Senin, 7 September 2026 - 20:44

Sekda Bone Bolango Minta OPD Percepat Pemenuhan Evidence MCSP 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 20:44

Ruwaida Mile Jadikan PKK Ruang Pengabdian

Sabtu, 5 September 2026 - 07:06

Bupati Ismet Mile Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Bangun Nalar

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Wabup Tonny Dorong Generasi Qur’ani Sejak Usia Dini

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:44

Ekonomi

Desa Luwoo Resmi Jadi Desa Kreatif, Bidik Pasar Global

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:28