Gorontalo.kuytanda.com |LIMBOTO, Diskominfo — Kabupaten Gorontalo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Gorontalo. Pada penilaian kinerja Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), perwakilan Kabupaten Gorontalo sukses meraih seluruh gelar juara yang dipertandingkan.
Pengumuman tersebut disampaikan pada kegiatan Serah Terima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2025 yang digelar Balai Wilayah Sungai Sulawesi II di Hulondalo Ballroom, Kota Gorontalo, Rabu (19/11/2025).
PLT Kadis PUPR Kabupaten Gorontalo, Kisman Ishak, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data resmi, Kabupaten Gorontalo berhasil meraih:
Juara 1 – P3A Huludupitango, Kelurahan Biyonga, Kecamatan Limboto Juara 2 – P3A Sido Luhur Pratama, Desa Sidoarjo, Kecamatan Tolangohula “Alhamdulillah, seluruh gelar juara berhasil diraih oleh P3A Kabupaten Gorontalo,” ungkap Kisman dengan penuh syukur dan kebanggaan.
Kisman menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata komitmen kelompok P3A dalam mengelola jaringan irigasi secara mandiri, efektif, dan berkelanjutan. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh P3A yang telah bekerja keras mendukung peningkatan kualitas layanan irigasi sekaligus mendorong produktivitas pertanian di daerah.
Ia berharap prestasi ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh P3A di Kabupaten Gorontalo untuk terus meningkatkan disiplin administrasi, kualitas pekerjaan lapangan, serta kinerja kelembagaan kelompok.
Program P3-TGAI sendiri merupakan strategi Kementerian PUPR untuk memperkuat jaringan irigasi desa melalui pemberdayaan masyarakat, dengan pelaksanaan pekerjaan secara swakelola dan sistem padat karya. Program ini dinilai memberikan dampak signifikan, terutama dalam perbaikan saluran irigasi tersier yang menjadi tulang punggung pertanian desa.
“Program ini sangat penting karena langsung membantu kelompok tani dalam memperbaiki sarana irigasi. Dengan jaringan irigasi yang baik, produktivitas pertanian meningkat dan mendorong ekonomi lokal,” jelas Kisman.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis keberlanjutan program ini akan semakin memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.









