DPPKB Gelar Launcing DASHAT, Bina Kampung KB dan Evaluasi Tim Pendamping Keluarga 

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo.kuytanda.com | LIMBOTO– Dalam rangka Optimalisasi Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Menggelar Launching Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), di Kantor Desa Pantungo Kecamatan telaga Biru, 03/06/2025.

Kegiatan itu dirangkaikan juga dengan Bina Kampung Kekuarga berkualitas dan Evaluasi Tim Pendamping Keluarga.

Kegiatan itu dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Puhi Pago. Turut Hadir Kepala DPPKB Kabupaten Gorontalo, Rismawaty Arsyad, Camat Telaga Biru, Muhtar Potutu, Kepala Desa Se-Kecamatan Telaga Biru dan Pengurus PKK Se-kecamatan Telaga Biru dan Undangan Lainnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Puhi Pago Menyatakan Apresiasi Atas Kegiatan yang Dilaksanakan Oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Karena PKK Sebagai Mitra Pemerintah Daerah tentu Terus Mendukung Upaya Pemerintah Kabupaten Gorontalo Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Termasuk Bina Kampung Keluarga berkualitas dan Evaluasi Tim Pendamping Keluarga

“Dimana PKK Kabupaten Gorontalo telah Menyusun Program untuk Mencegah Keluarga Risiko Stunting untuk Pasangan Usia Subur termasuk dalam Kategori Memiliki Karakteristik yang dapat Meningkatkan Risiko Stunting” Kata Ny. Maryam Puhi Pago .

Lebih Lanjut Ny. Maryam Puhi Menyatakan Pasangan Usia Subur Tentu Berumur dibawah 20 Tahun dimana Secara Fisik dan Fsiologi Belum Boleh Mengandung dan Mengasuh Anak” ini akan banyak Menyebabkan Resiko KematiAN dan Stunting” Terang Ny. Maryam Puhi Pago.

Demikian Pula Kelahiran yang jarak kurang 2 Tahun ini akan menyebabkan secara fisik dan fisiologi ibu belum pulih hingga menyebabkan stunting juga kematian bayi. Pasangan dengan jumlah anak yang ideal lebih dari 3 atau 4 berdampak pada menurunnya perhatian orang tua dan sumber daya anak.

“Kondisi ini menjadi fokus dan berkonstribusi menurunnya kesehatan ibu dan anak termasuk kematian ibu dan anak. oleh karena itu perlu pendekatan khusus dan dukungan semua pihak agar pelayanan yang namanya 4T(Terlalu Muda, Terlalu Tua, Terlalu Dekat, Terlalu Banyak) menjadi optimal.” Jelas Ny.Maryam Puhi Pago.

Terakhir, PKK hari ini sebagai mitra pemerintah daerah berharap semua pihak untuk terus meningkatkan bukan saja pendampingan dan komitmen akan tetapi aksi nyata penurunan percepatan stunting yang dikedepankan yang konkrit dilaksanakan berkelanjutan.

Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Rimawaty Arsyad Mengatakan Kegiatan ini merupakan Launching Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dirangkaikan dengan Bina Kampung KB dan Evaluasi Tim Pendamping Keluarga. Ini merupakan kolaborasi lintas sektor dari DPPKB, Pemrintah Kecamatan Telaga Biru dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo dan Provinsi Gorontalo.

Ia Menambahkan Peningkatan Kampung Berkualitas Ini kami melakukan pembinaan khususnya kepada 7 Desa di Kecamatan Telaga Biru yang masih dalam kategori klasifikasi dasar. Untuk bagaimana nanti mengoptimalkan aksi konvergensi dan kolaborasi yang ada di Kecamatan Telaga Biru untuk meningkatkan kualitas keluarga tentu untuk menurunkan percepatan terhadap keluarga berisiko stunting.

”Alhamdulillah tahun ini angka stunting di Kabupaten Gorontalo mengalami penurunan dari sebelumnya 34,8% menjadi 28,3% jadi ada sekitar 5-6 poin yang turun dan tentunya ini merupakan kerja lintas sektor dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan maupun tingkat kabupaten gorontalo.” Ungkap Rismawaty.

Rismawaty Berharap Kegiatan DASHAt yang dilaunching bisa mengoptimalkan bahan-bahan pangan lokal. Hari ini contohnya kita ada demo mengolah daun kelor karena ternyata setelah disurvei daun kelor itu bergizi tinggi untuk intervensi program penurunan stunting, hari ini keluarga berisiko memperoleh edukasi dan bantuan sembako.

dibagian lain Camat Telaga Biru Muhtar Potutu Menyampaikan dukungan sepenuhnya atas program Aksi Penurunan Stunting dimasa Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dan Tonny S. Junus.

“Pemerintah Kecamatan berkomitmen penuh mendukung program pemerintah kabupaten gorontalo dalam peningkatan kesehatan kepada masyarakat terutama penurunan stunting. Inilah harapan Bupati Gorontalo untuk memaksimalkan penurunan angka stunting di wilayah kecamatan desa” Tanda Muhtar Potutu

Berita Terkait

Ketua GOW Kabupaten Gorontalo Maryam Sofyan Puhi Buka Muscab IBI 2026
Bupati Sofyan Puhi, Hadir Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih Bersama Presiden Prabowo
Hadiri Kegiatan BLK, Bupati Sofyan Puhi Tegaskan Tekan Pengangguran di Kabupaten Gorontalo
Wabup Tonny Junus Promosikan Pesona Bahari Gorontalo, Saat Touring Wisata ke Torosiaje
Wabup Tonny Lepas Persidago Old Star ke Manado, Semangat Hidupkan Sepak Bola Hulondalo
Bupati Sofyan dan Wabup Tony  Ngopi Bareng Warga di Teras Telaga Coffee, Tegaskan  Komitmen Pemkab Gorontalo Perkuat UMKM
PPPK Kabgor Tak Perlu Cemas, Bupati Sofyan Puhi Pastikan Tetap Diakomodasi dalam APBD 2027
Sinkronkan Arah Pembangunan 2027, Bupati Sofyan Puhi Fokuskan Program Prioritas untuk Kemajuan Kabupaten Gorontalo

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:15

Ketua GOW Kabupaten Gorontalo Maryam Sofyan Puhi Buka Muscab IBI 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:54

Bupati Sofyan Puhi, Hadir Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih Bersama Presiden Prabowo

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:33

Hadiri Kegiatan BLK, Bupati Sofyan Puhi Tegaskan Tekan Pengangguran di Kabupaten Gorontalo

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:53

Wabup Tonny Junus Promosikan Pesona Bahari Gorontalo, Saat Touring Wisata ke Torosiaje

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:57

Wabup Tonny Lepas Persidago Old Star ke Manado, Semangat Hidupkan Sepak Bola Hulondalo

Berita Terbaru