LIMBOTO, – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif masyarakat Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, yang secara swadaya melaksanakan pembangunan jalan rabat beton di wilayah Lingkungan IV dan Lingkungan V, Rabu (4/11/26). Langkah kolaboratif warga ini dinilai sebagai wujud nyata bangkitnya kembali budaya gotong royong khas Gorontalo atau Huyula yang belakangan mulai memudar.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sofyan Puhi saat menghadiri acara silaturahmi bersama warga Kelurahan Kayubulan di sela-sela agendanya menjelang pembukaan kegiatan Jumbara di GOR David-Tony.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, serta jajaran pemerintah kecamatan, kelurahan, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Sofyan Puhi menyoroti bahwa nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang dulunya menjadi identitas kuat masyarakat Gorontalo kini mulai tergerus oleh kepentingan pribadi maupun sesaat. Ia mengenang bagaimana masyarakat di masa lalu terbiasa bahu-membahu membangun fasilitas umum hingga membantu tetangga mendirikan fondasi rumah tanpa mengharapkan imbalan materi.
“Dulu bagian dari jati diri Gorontalo itu adalah kegotongroyongan atau Huyula. Namun, nilai-nilai itu saat ini mulai terdegradasi. Alhamdulillah, malam hari ini di Kelurahan Kayubulan, khususnya di Lingkungan IV dan V, nilai kegotongroyongan itu kembali kita temukan lewat prakarsa para tokoh dan masyarakat dalam membangun jalan secara swadaya,” ujar Sofyan Puhi di hadapan warga.
Lebih lanjut, Sofyan menegaskan bahwa proses pembangunan daerah sejatinya merupakan tanggung jawab bersama dan tidak semata-mata dibebankan kepada pemerintah daerah. Partisipasi aktif masyarakat sesuai dengan kemampuan masing-masing sangat dibutuhkan guna mempercepat pemerataan infrastruktur lingkungan.
Ia juga mencontohkan bagaimana budaya serupa masih terjaga dengan baik di daerah tetangga, seperti budaya Mapalus di Minahasa, dan berharap pembangunan jalan rabat beton di Kayubulan ini menjadi titik awal bangkitnya kembali gerakan swadaya masyarakat pada kegiatan-kegiatan pembangunan lainnya di Kabupaten Gorontalo.
Sebagai bentuk dukungan nyata dan rasa terima kasih atas partisipasi warga, Bupati Sofyan Puhi menyerahkan bantuan berupa voucher 100 sak semen yang disalurkan langsung melalui pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat.
Bantuan ini melengkapi berbagai sumbangan yang telah terkumpul sebelumnya dari sejumlah pihak, termasuk dukungan dari Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo serta perwakilan staf ahli anggota parlemen Ibu Rahmi, sehingga total bantuan semen yang diterima warga mencapai sekitar 250 sak, ditambah dengan material pasir dan kerikil untuk menuntaskan pengecoran jalan.
“Rasa syukur terbesar kami bukan sekadar pada pembangunan fisiknya, melainkan pada kembalinya nilai-nilai luhur rakyat Gorontalo yang sempat hilang. Semoga semangat kebersamaan masyarakat di Kayubulan ini terus terjaga,” tutupnya.













