Gorontalo.kuytanda.com |Limboto – Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Dungaliyo Competition yang digelar di Aula Sanggar Seni Desa Pangadaa, Kecamatan Dungaliyo, Sabtu malam (8/3).
Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Sehat, Ibadah Kuat, Silaturahmi Terjaga” tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara remaja muda, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Karang Taruna, pemerintah kecamatan dan desa, serta Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata.
Dungaliyo Competition diikuti oleh peserta dari wilayah sekitar Kecamatan Batudaa dan sekitarnya, dengan berbagai cabang lomba yang dipertandingkan seperti domino, catur, badminton, dan tenis meja.
Dalam sambutannya, Wabup Tonny memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, pemuda, serta masyarakat yang telah berinisiatif menghadirkan kegiatan positif di bulan suci Ramadan. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga wadah memperkuat kebersamaan dan solidaritas masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Jaga sportivitas dalam setiap pertandingan. Kegiatan seperti ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang pencarian bakat bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki potensi di bidang olahraga,” ujar Wabup Tonny.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan kepemudaan dan olahraga yang mampu mempererat silaturahmi serta mendorong lahirnya bibit-bibit atlet dari daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Tonny didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo, Fany Salamanya, bersama jajaran Disporapar. Turut hadir pula Camat Dungaliyo, pemerintah desa, serta para tokoh pemuda dan masyarakat setempat.
Pembukaan Dungaliyo Competition berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari para peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya kegiatan.
Suasana kebersamaan yang tercipta menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi di tengah masyarakat, khususnya di momentum Ramadan.









