Amerika Serikat secara resmi keluar dari 66 Organisasi Dunia

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuytanda.com| Internasional – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan penarikan Amerika Serikat dari 66 organisasi internasional. Organisasi bidang lingkungan, iklim, dan energi menjadi kelompok yang ditinggalkan. Atas perintah tersebut. AS akan menghentikan pendanaan, bantuan, dan seluruh bentuk kontribusi serta partisipasinya di kancah Internasional.

Trump menyatakan penarikan diri dilakukan karena organisasi-organisasi itu bertentangan dengan kepentingan AS. Perintah itu tertuang dalam Memorandum Kepresidenan yang dirilis Gedung Putih pada Rabu (7/1/2026). Perintah ini berlaku segera.

”Saya telah mempertimbangkan laporan Menteri Luar Negeri dan, setelah berkoordinasi dengan kabinet saya, telah menetapkan bahwa (organisasi-organisasi itu) bertentangan dengan kepentingan AS,” ujarnya.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik negaranya dari 66 organisasi internasional, yang menandai semakin mundurnya Washington dari kerja sama Dunia. seperti dilansir Associated Press, Jumat (9/1/2026), telah menandatangani perintah eksekutif yang menangguhkan dukungan AS untuk 66 organisasi internasional, menyusul peninjauan pemerintahannya terhadap partisipasi dan pendanaan untuk semua organisasi internasional.

Sebagian besar yang menjadi target dari perintah eksekutif terbaru Trump itu merupakan organisasi, badan, komisi, panel penasihat yang terkait dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang fokus pada iklim, tenaga kerja, migrasi, dan isu-isu lainnya.

Sejumlah organisasi lainnya yang tak terkait PBB, atau non-PBB, yang juga menjadi target kebijakan itu mencakup Kemitraan Kerja Sama Atlantik, Institut Internasional untuk Demokrasi dan Bantuan Pemilu, dan Forum Kontraterorisme Global.

menurut pemerintahan Trump, “dikategorikan sebagai organisasi yang berupaya memenuhi kebutuhan keberagaman dan inisiatif ”

“Pemerintahan Trump telah mendapati bahwa lembaga-lembaga ini berlebihan dalam cakupannya, salah urus, tidak diperlukan, boros, dikelola dengan buruk, dikuasai oleh kepentingan aktor-aktor yang memajukan agenda mereka sendiri yang bertentangan dengan agenda kita, atau merupakan ancaman bagi kedaulatan, kebebasan, dan kemakmuran umum bangsa kita,” seut Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataannya.

Keputusan Trump untuk menarik AS dari organisasi-organisasi yang mendorong kerja sama antar negara untuk mengatasi tantangan global, muncul ketika pemerintahannya meluncurkan upaya militer atau melontarkan ancaman yang telah mengguncang sekutu dan musuh, termasuk penangkapan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro dan ambisinya menguasai Greenland.Kebijakan ini menjadi penarikan dukungan terbaru AS di bawah pemerintahan Trump.

Liputan : Bang Ciputo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Seleksi Paskibraka 2026 Resmi Dibuka Sekda Sugondo Makmur, Tekankan Transparansi Sistem Online
Sambut PENAS 2026, Pemkab Gorontalo dan Danantara Bersinergi Percantik Menara Pakaya.
Tiga Atlet INKANAS Berangkat ke Malaysia, Dapat Dukungan Pemkab Gorontalo
Wamen Transmigrasi RI Disambut Wabup Tonny Junus di Bandara Djalaluddin Gorontalo
Bupati  Sofyan Puhi Dorong Penelusuran Naskah Kuno dan Manuskrip Budaya Gorontalo Demi Selamatkan Situs Sejarah
Tonny Junus Kembali Nahkodai YNCI Kota Gorontalo Periode 2026-2030
Tonny S. Junus Kian Tak Terbendung di Bursa Ketua PSSI Gorontalo, Dukungan Elite hingga Akar Rumput Menguat
6.012 Homestay Disiapkan, Persiapan Penas KTNA XVII Digeber

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:56

Sambut PENAS 2026, Pemkab Gorontalo dan Danantara Bersinergi Percantik Menara Pakaya.

Minggu, 12 April 2026 - 17:00

Tiga Atlet INKANAS Berangkat ke Malaysia, Dapat Dukungan Pemkab Gorontalo

Rabu, 8 April 2026 - 10:34

Wamen Transmigrasi RI Disambut Wabup Tonny Junus di Bandara Djalaluddin Gorontalo

Selasa, 7 April 2026 - 15:03

Bupati  Sofyan Puhi Dorong Penelusuran Naskah Kuno dan Manuskrip Budaya Gorontalo Demi Selamatkan Situs Sejarah

Sabtu, 4 April 2026 - 19:41

Tonny Junus Kembali Nahkodai YNCI Kota Gorontalo Periode 2026-2030

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Kominfo Kabgor Perkuat Koordinasi dengan BPS Jelang Penilaian IPS 2026

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:51