Gorontalo.Kuytanda.com – Kota Gorontalo – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Bone Bolango menggelar kegiatan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung di Hotel El Madinah Kota Gorontalo, Kamis (9/4/26).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo dalam paparannya mengungkapkan bahwa proses perencanaan ini telah dilakukan secara berjenjang, dimulai dari Musrenbang desa dan kelurahan, kecamatan, hingga forum perangkat daerah (SKPD) dan Musrenbang tingkat kabupaten.
“Tercatat sebanyak 160 desa dan 5 kelurahan serta 18 kecamatan telah terlibat dalam penjaringan usulan pembangunan,” ungkap Sri Mulyani.
Dalam paparannya dihadapan Bupati dan seluruh peserta Musrenbang RKPD, Sri Mulyani juga menegaskan pentingnya menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Musrenbang ini menjadi wadah strategis untuk menyinergikan kebutuhan masyarakat dengan prioritas pembangunan daerah. Kami memastikan setiap usulan yang masuk melalui proses verifikasi yang ketat agar tepat sasaran,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan yang digunakan dalam penyusunan RKPD menggabungkan metode bottom-up dan top-down. Usulan masyarakat yang dihimpun melalui Musrenbang akan diselaraskan dengan program prioritas pemerintah serta pokok-pokok pikiran DPRD.
“Seluruh usulan tersebut diverifikasi melalui sistem perencanaan nasional berbasis digital, yakni SIPD, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses perencanaan,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan Musrenbang RKPD 2027 sendiri telah dimulai sejak Desember 2025 dan mencapai puncaknya pada Musrenbang kabupaten yang digelar pada 9–12 Maret 2026. Tahapan selanjutnya adalah penyempurnaan dokumen hingga penetapan RKPD melalui peraturan kepala daerah.
Sri Mulyani Lalijo menambahkan bahwa inovasi daerah menjadi salah satu indikator penting dalam mendorong pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
“Kami mendorong seluruh OPD untuk lebih aktif menghadirkan inovasi. Ini penting agar pembangunan tidak hanya berjalan rutin, tetapi juga mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat secara lebih adaptif,” tambahnya.
Dengan proses yang terus berjalan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berharap RKPD Tahun 2027 dapat menjadi dokumen perencanaan yang responsif, terarah, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.









