Gorontalo.kuytanda.com |Limboto, Diskominfo – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gorontalo terus diperkuat. Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus secara resmi menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada launching Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang dirangkaikan dengan peluncuran “LEBEGACOR” (Literasi Bersama Gerakan Cegah Stunting dan Cinta Rupiah), Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo itu turut dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Iddah Syaidah Rusli Habibie, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Kepala Dinas Kesejahteraan Provinsi Gorontalo, Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi, serta unsur pemerintah daerah, para camat dan lurah se-Kecamatan Limboto, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wabup Tonny yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Gorontalo menegaskan bahwa program GENTING merupakan gerakan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak untuk memperkuat langkah nyata dalam mencegah dan menekan angka stunting.
“Program ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebuah gerakan bersama yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjadi orang tua asuh bagi keluarga yang berisiko stunting,” ujar Tonny.
Ia mengungkapkan bahwa angka stunting di Kabupaten Gorontalo memang mulai menunjukkan tren penurunan, dari 34,8 persen menjadi 28,2 persen pada tahun 2025, namun angka tersebut masih berada di atas rata-rata nasional yang berada di kisaran 19,8 persen.
Menurutnya, tantangan ke depan masih cukup besar, karena pemerintah daerah masih harus melakukan intervensi terhadap 15.289 keluarga yang berisiko stunting.
“Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kita semua. Karena itu, percepatan penurunan stunting harus dilakukan secara sistematis, terintegrasi, dan terpadu dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Tonny juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi melalui program LEBEGACOR yang digagas bersama Bank Indonesia. Program ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat dalam mengelola keuangan secara bijak sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap penggunaan rupiah.
“Melalui literasi keuangan yang baik, keluarga dapat mengatur pengeluaran secara terencana sehingga mampu memenuhi kebutuhan gizi anak dan mencegah stunting sejak dini,” jelasnya.
Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gorontalo, Wabup Tonny menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia, BKKBN, serta Pemerintah Provinsi Gorontalo yang telah menginisiasi dan mendukung pelaksanaan program tersebut.
Ia menilai kolaborasi lintas sektor ini menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan percepatan penurunan stunting sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
Pada kesempatan yang sama, Wabup Tonny juga menyerahkan bantuan nutrisi kepada keluarga berisiko stunting di Kecamatan Limboto. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi BKKBN Provinsi Gorontalo dan BPPKB Kabupaten Gorontalo dengan dukungan penuh dari Bank Indonesia.
Wabup Tonny pun memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam gerakan literasi bersama serta upaya nyata dalam pencegahan stunting.
“Gerakan ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah, lembaga, dan masyarakat bersatu, maka kita dapat melindungi masa depan anak-anak Gorontalo dan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya.









