Gorontalo.kuytanda.com | KOTA GORONTALO- Isra Mi’raj adalah pentingnya yang muda menghormati yang tua. Setinggi apapun pangkat dan jabatan kita, atau secerdas apapun kita, hormat atau menghargai yang lebih penting untuk dilakukan. Hal ini disampaikan oleh Al Ustadz Ahmad Rajab Ahrory saat memberikan Tauziah serta Doa Bersama DiPeringatan isra miraj 1447H di Masjid Tua SABILILHUDA Boki Owutongo Kecamatan Kota timur, Kota Gorontalo. Kamis 15/01/2026
Ustadz Rojab membeberkan bahwa Sebagaimana Rasulullah saw ketika menerima oleh-oleh berupa salat dari Allah SWT, ditakdirkan Rasulullah bertemu Nabi Musa dan mendengarkan masukan darinya sampai beberapa kali, sehingga perintah salat yang seharusnya 50 waktu menjadi 5 waktu.
Sebenarnya bisa saja Allah yang maha kuasa langsung memberikan perintah sholat 5 waktu tanpa harus ditakdirkan bertemu Nabi Musa terlebih dahulu.
Namun pada faktanya Allah SWT ingin mengajarkan kepada kita semua bahwa, yang muda harus menghargai atau menghormati yg tua.”terangya sembari menambahkan
“Rasulullah adalah pemimpin para Nabi dan Rasul, namun beliau tetap mendengarkan masuk dari Nabi Musa sebagai bentuk penghargaan atau penghormatan karena secara senioritas, Nabi Musa lebih dulu mengemban amanah dakwah ketimbang Rasulullah Saw.”tutupnya
Perlu diketahui kegiatan tersebut diawali dengan Tauziah ceramah dan diakhiri dengan doa bersama yang turut dihadiri oleh camat kota timur bapak Frangki Dulialo dan seluruh staf dan lurah kecamatan kota timur. ***
Liputan : Akbar Ibrahim
Editor : Redaksi









