Pemkab Gorontalo Wajibkan Penggunaan Bahasa Daerah Setiap Jumat, Upaya Kuat Lindungi Bahasa Gorontalo dari Kepunahan

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo.kuytanda.com |Limboto, Diskominfo– Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengambil langkah tegas melestarikan bahasa daerah dengan mewajibkan penggunaan bahasa Gorontalo setiap hari Jumat di lingkungan pemerintahan. Kebijakan ini dicanangkan langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat menutup Festival Tunas Bahasa Ibu yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo di Taman Budaya Limboto, Sabtu malam (18/10/25).

Bupati Sofyan menegaskan pentingnya langkah ini untuk menghindari kepunahan bahasa Gorontalo yang mulai terkikis akibat perkembangan zaman serta dominasi bahasa asing dan bahasa Indonesia.

“Dari 11 warisan budaya tak benda di daerah ini, bahasa daerah termasuk yang harus kita jaga, terutama di wilayah Atinggola dan Suwawa. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Untuk memastikan penerapan kebijakan ini, Bupati mewajibkan para kepala dinas mengawasi dan melaporkan pegawai yang tidak menggunakan bahasa Gorontalo. “Ada sanksi denda yang akan masuk dalam kotak stunting di setiap dinas sebagai bentuk pengawasan ketat,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Gorontalo tengah menunggu hasil koordinasi dengan Kementerian Pendidikan untuk memasukkan kembali bahasa Gorontalo sebagai mata pelajaran wajib dalam kurikulum sekolah, khususnya pada muatan lokal (Mulok). Rencana ini akan dituangkan dalam Peraturan Bupati yang mewajibkan seluruh sekolah mengajarkan bahasa Gorontalo.

“Kami juga memberikan perhatian khusus kepada siswa yang hendak tamat, agar menguasai bahasa Gorontalo. Bahasa ini harus menjadi identitas yang membanggakan,” tambah Sofyan saat melantik guru pengajar bahasa Gorontalo pada malam itu.

Tidak hanya itu, seluruh pembawa acara resmi pemerintah juga diwajibkan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Gorontalo secara bersamaan.

“Bahasa Gorontalo adalah warisan nenek moyang yang harus kita jaga dan banggakan. Jangan sampai kita malu menggunakan bahasa sendiri, atau malah bercampur aduk dengan bahasa daerah tetangga dan bahasa Indonesia,” pungkasnya.

Langkah strategis ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bahasa Gorontalo demi menjaga kearifan lokal dan memperkuat jati diri masyarakat Gorontalo.***(Read)

Berita Terkait

Kukuhkan Majelis Taklim dan Remaja Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Maryam Sofyan Puhi : Wadah Pembinaan Umat Sekaligus Pembentukan Karakter Gen Z
Bupati Sofyan Puhi : Navigasi Iman Perkuat Spritual untuk  Pembinaan ASN Kabgor
Sekda Sugondo Tekankan Dinkes Kabgor Benahi Ketersediaan Obat di 23 Puskesmas
Jaga Kemurnian Identitas Gorontalo, Bupati Sofyan Puhi Gembleng Pemangku Adat Lewat Bimtek “Pohutu Lo Adati”
Sofyan Puhi Buka Uji Emisi 220 Kendaraan Dinas, Perkuat Komitmen Udara Bersih di Kabupaten Gorontalo
Bupati Sofyan Puhi Sambut Menteri PPPA : Komitmen Berikan Perlindungan Maksimal untuk Ibu Dan Anak
Bupati  Sofyan Puhi Apresiasi  Budaya Gotong Royong “Huyula” lewat Pembangunan Jalan Swadaya di Kelurahan Kayubulan 
Ketua TP PKK Kabgor,Maryan Sofyan Puji : Tekankan Semangat Pengabdian pada Pembukaan Jumbara Kader PKK dan Posyandu 2026 

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 12:01

Kukuhkan Majelis Taklim dan Remaja Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Maryam Sofyan Puhi : Wadah Pembinaan Umat Sekaligus Pembentukan Karakter Gen Z

Jumat, 6 November 2026 - 11:57

Bupati Sofyan Puhi : Navigasi Iman Perkuat Spritual untuk  Pembinaan ASN Kabgor

Kamis, 5 November 2026 - 15:26

Sekda Sugondo Tekankan Dinkes Kabgor Benahi Ketersediaan Obat di 23 Puskesmas

Kamis, 5 November 2026 - 10:34

Jaga Kemurnian Identitas Gorontalo, Bupati Sofyan Puhi Gembleng Pemangku Adat Lewat Bimtek “Pohutu Lo Adati”

Rabu, 4 November 2026 - 11:19

Sofyan Puhi Buka Uji Emisi 220 Kendaraan Dinas, Perkuat Komitmen Udara Bersih di Kabupaten Gorontalo

Berita Terbaru