Gorontalo.kuytanda.com |Limboto, Diskominfo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar kegiatan Doa Lo Ulipu atau doa untuk negeri bersama para tokoh masyarakat dan tokoh adat di Gedung Sport Center David–Tonny, Senin (23/3).
Kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar spiritual dalam memanjatkan doa kepada Sang Khalik, demi kelangsungan pembangunan daerah yang aman, tenteram, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tonny S. Junus, anggota DPD RI Rahmijati Jahja, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, ketua dan wakil ketua tim penggerak PKK , Ny. Maryam Sofyan Puhi, Venny Junus Anwar,ketua Darma Wanita persatuan kabupaten Gorontalo,para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan OPD, camat, kepala desa/lurah se-Kabupaten Gorontalo, unsur Forkopimda, serta undangan lainnya.
Selain doa bersama, kegiatan juga diisi dengan tausiyah oleh ulama karismatik Al Habib Salim Al Jufri yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya memperkuat persatuan, menjaga silaturahmi, serta memohon keberkahan dalam membangun daerah.
Adapun tema kegiatan ini adalah:
“Melalui Silaturahim dan Doa Lo Ulipu, Kita Perkokoh Persatuan, Memohon Keberkahan, Keselamatan, dan Kemajuan Daerah.”
Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap pembangunan daerah, khususnya kepada para pimpinan OPD, camat, kepala desa, dan lurah serta masyarakat.
Ia juga menuturkan bahwa pada bulan Ramadan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo memberikan ruang yang lebih luas bagi para pimpinan OPD untuk memiliki waktu bersama keluarga.
Hal ini dikarenakan pelaksanaan Safari Ramadan tidak dilakukan secara penuh di seluruh kecamatan, melainkan dimulai setelah kegiatan buka puasa bersama keluarga.
“Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara tugas pemerintahan dan keharmonisan keluarga selama bulan Ramadan,” ujar Sofyan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa berbagai program tetap dilaksanakan selama bulan Ramadan, di antaranya pemberian insentif kepada para imam dan lembaga adat, serta pelaksanaan pasar murah di 19 kecamatan. Sebanyak 19 ribu paket disiapkan, dengan alokasi 1.000 paket untuk setiap kecamatan.
Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk terus bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Gorontalo yang berkemajuan dan berkelanjutan.









