Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan kebijakan Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang memberikan ruang lebih luas kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melaksanakan buka puasa bersama keluarga. Kebijakan bernuansa humanis ini tetap mengakomodasi pelaksanaan Safari Ramadhan yang akan dilaksanakan usai berbuka puasa bersama keluarga melalui kegiatan salat tarawih berjamaah di seluruh kecamatan.
Gorontalo.kuytanda.com |Limboto, Diskominfo – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, didampingi Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, menegaskan kebijakan Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang memberikan ruang lebih luas kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melaksanakan buka puasa bersama keluarga selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Sofyan saat menghadiri kegiatan “Navigasi Iman” yang dirangkaikan dengan penutupan sementara seluruh kegiatan Majelis Taklim serta Halal Bi Halal Tingkat Kabupaten Gorontalo, Jumat (6/2/2026), di Masjid Agung Baiturrahman Kabupaten Gorontalo.
Bupati Sofyan Puhi menjelaskan bahwa kebijakan buka puasa bersama keluarga ini secara khusus diberlakukan pada Ramadhan tahun ini sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pentingnya keharmonisan keluarga bagi pimpinan OPD.
“Kebijakan ini kami berlakukan agar pimpinan OPD memiliki ruang yang lebih dekat dengan keluarga saat berbuka puasa. Keharmonisan keluarga menjadi fondasi penting dalam membangun ketenangan batin, spiritualitas, dan kinerja aparatur,” ujar Bupati Sofyan.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut tidak menghilangkan pelaksanaan Safari Ramadhan yang selama ini menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Safari Ramadhan tetap dilaksanakan di seluruh kecamatan, namun dengan penyesuaian waktu pelaksanaan.
“Setelah melaksanakan buka puasa bersama keluarga di rumah masing-masing, barulah pimpinan OPD bersama pemerintah daerah bergerak ke kecamatan untuk melaksanakan salat tarawih berjamaah dalam rangka Safari Ramadhan,” jelasnya.
Menurut Bupati Sofyan, pola ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara pelaksanaan tugas kedinasan, penguatan nilai-nilai spiritual, serta kedekatan emosional dalam keluarga bagi pimpinan OPD selama Bulan Suci Ramadhan.
“Kami ingin Ramadhan tahun ini dijalani dengan lebih khusyuk, penuh keikhlasan, dan membawa peningkatan ketakwaan, tidak hanya dalam kehidupan pribadi dan keluarga, tetapi juga dalam pelaksanaan tugas pemerintahan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, kegiatan juga menghadirkan ulama kharismatik Habib Salim Al Jufri sebagai penceramah. Dalam tausiahnya, Habib Salim mengulas makna Halal Bi Halal serta pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual, khususnya dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Ia menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum untuk memperbaiki diri, membersihkan hati, memperkuat ibadah, serta mempererat silaturahmi melalui sikap saling memaafkan dan saling mengikhlaskan antarsesama.
“Mudah-mudahan Ramadhan yang akan datang menjadi momentum pengampunan dosa, peningkatan kualitas iman, serta keberkahan dan kesehatan bagi kita semua dan keluarga,” tutupnya.









