Gorontalo.kuytanda.com|Gorontalo – Proses transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) terus menunjukkan progres signifikan. Kementerian Agama (Kemenag) saat ini tengah mempersiapkan draf Peraturan Presiden (Perpres) sebagai bagian dari tahapan alih status kelembagaan tersebut.
Sejumlah prosedur administratif telah dilalui, dimulai dari pengajuan izin prakarsa hingga kini memasuki tahap harmonisasi bersama Kementerian Sekretariat Negara untuk memperoleh izin prinsip.
Tak hanya itu, Kemenag juga tengah menuntaskan pembahasan terkait Organisasi dan Tata Kerja (OTK), serta menyusun Pertimbangan Analisis Kebutuhan (PAK) guna memperkuat struktur kelembagaan. Proses ini turut menunggu pertimbangan teknis dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), yang menjadi salah satu syarat utama dalam proses transformasi tersebut.
Transformasi dari IAIN menjadi UIN ini diyakini akan memperluas cakupan program studi, tidak hanya terbatas pada bidang keislaman, tetapi juga akan meliputi berbagai disiplin ilmu umum. Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
Kabar baik datang dari KemenPANRB yang telah mengundang sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) guna membahas proses transformasi kelembagaan, termasuk di antaranya IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Pertemuan tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain Kemenag, Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta tim dari KemenPANRB. Ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan alih status kelembagaan PTKN menjadi UIN.
“Alhamdulillah, hasil pembahasan menyatakan bahwa IAIN Sultan Amai Gorontalo telah memenuhi seluruh persyaratan untuk melakukan transformasi menjadi UIN,” ujar Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Zulkarnaen Suleman, M.H.I., Senin (29/9).
Ia berharap proses panjang yang telah dilalui dapat segera membuahkan hasil nyata. “Semoga ikhtiar dan perjuangan panjang ini segera membuahkan hasil bagi pengembangan pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia, khususnya di Gorontalo. Alih status IAIN menjadi UIN kini semakin pasti,” tandasnya.***(read)









