Gorontalo.kuytanda.com |LIMBOTO – Diskominfo,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Dr. Abd. Waris, S.Pd., M.Pd, menunjukkan komitmen kuat dalam percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga pendidik. Baru sebulan dilantik, Abd. Waris langsung tancap gas dengan memberikan materi pada Kegiatan Pengimbasan Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) Berbasis Digital, bekerja sama dengan Kepala BPMP Provinsi Gorontalo, yang digelar di Grand Q Hotel Gorontalo, Selasa (24/12/2025).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis Implementasi Pembelajaran Mendalam Berbasis Digitalisasi, dengan sasaran utama guru-guru Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Gorontalo. Fokus utama kegiatan ini adalah optimalisasi pemanfaatan papan informasi digital (TV digital) yang saat ini telah tersedia di hampir seluruh sekolah.
Abd. Waris menjelaskan, secara infrastruktur sekolah-sekolah di Kabupaten Gorontalo sebenarnya sudah sangat siap. Seluruh sekolah telah memiliki papan informasi digital, rata-rata 1 hingga 5 unit per sekolah, namun dalam praktiknya masih terkendala pada aspek pengoperasian karena keterbatasan teknisi atau operator yang memahami sistem tersebut.
“Karena itu kegiatan ini kita lakukan. Tujuannya agar guru-guru, khususnya guru SD, mampu memanfaatkan papan digital yang sudah tersedia di sekolah masing-masing sebagai media pembelajaran,” jelas Abd. Waris.
Ia menegaskan bahwa program papan digital ini merupakan program nasional Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang pendanaannya bersumber dari APBN dan didistribusikan langsung ke sekolah-sekolah. Target nasionalnya, hingga tahun 2027 seluruh ruang kelas sudah wajib memiliki papan digital.
“Ke depan, seluruh kurikulum, materi ajar, indikator, tujuan pembelajaran, hingga sumber belajar akan ditampilkan melalui papan digital. Guru tinggal mengklik materi yang akan diajarkan hari itu,” tambahnya.
Untuk Kabupaten Gorontalo sendiri, hingga Desember 2025 telah tersedia sekitar 130 unit papan digital yang tersebar di 130 sekolah, termasuk sekolah-sekolah di wilayah terpencil. Pada sekolah dengan jumlah siswa besar, kebutuhan mencapai 2 hingga 3 unit, dan untuk sekolah yang belum menerima, saat ini masih dalam proses distribusi.
Abd. Waris juga memastikan kesiapan sumber daya pendukung. Kabupaten Gorontalo telah memiliki instruktur pembelajaran digital, dan untuk jenjang SMP dinyatakan sudah siap sepenuhnya.
“Minggu pertama Januari 2026, kami akan melakukan sosialisasi ke seluruh sekolah. Pelatihan akan dibagi per rayon, ada lima rayon di Kabupaten Gorontalo, dengan sasaran guru-guru TIK. Karena di setiap sekolah sudah ada guru TIK, proses penguasaan teknologi ini tidak akan memakan waktu lama,” tegasnya.
Langkah cepat dan terukur ini menjadi bukti keseriusan Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Gorontalo dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis digital sekaligus memperkuat kompetensi guru sebagai ujung tombak peningkatan mutu pendidikan.









