LIMBOTO, – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, tenaga kesehatan, dan aparatur sipil negara (ASN), untuk memperkuat semangat pengabdian, profesionalisme, serta kepedulian dalam mendukung pembangunan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Sofyan saat memimpin upacara gabungan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Hari Ikatan Dokter Indonesia ke-76, dan Hari Keuangan Nasional ke-80, yang dirangkaikan dengan Apel KORPRI tingkat Kabupaten Gorontalo tahun 2026, Rabu (28/10) di Halaman kantor Bupati Gorontalo
Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa ketiga momentum peringatan tersebut tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pengabdian, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, dan Berempati”, Sofyan mengajak generasi muda Kabupaten Gorontalo untuk mengambil peran aktif sebagai penggerak perubahan.
Menurutnya, pemuda harus memiliki kecintaan terhadap tanah air, daya juang yang kuat, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial. Selain itu, generasi muda didorong untuk mengembangkan kewirausahaan, melahirkan inovasi, dan memanfaatkan teknologi secara produktif.
“Saya mengajak seluruh pemuda Kabupaten Gorontalo untuk menjadi pelaku perubahan, mengembangkan kewirausahaan, menciptakan inovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” demikian pesan Bupati dalam amanatnya.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi generasi muda agar potensi, kreativitas, dan gagasan mereka dapat berkembang secara terarah dan berkelanjutan.
Semangat tersebut, lanjutnya, sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan, yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Pada momentum Hari Dokter Indonesia ke-76 yang mengusung tema “IDI Berkemajuan, Berbakti untuk Bangsa”, Bupati turut menyampaikan penghargaan kepada para dokter, tenaga medis, dan tenaga kesehatan atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa kemajuan profesi kedokteran harus berjalan beriringan dengan pengabdian kepada bangsa dan nilai-nilai kemanusiaan. Karena itu, pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan agar semakin profesional, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Bupati juga berpesan kepada seluruh tenaga kesehatan untuk senantiasa memberikan pelayanan dengan hati, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta menempatkan keselamatan dan kepentingan pasien sebagai prioritas utama.
Sementara itu, peringatan Hari Keuangan Nasional ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap pengelolaan keuangan yang sehat, transparan, akuntabel, efisien, dan berorientasi pada hasil.
Bupati mengingatkan bahwa setiap rupiah yang dikelola pemerintah merupakan amanah masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan publik.
Melalui peringatan tiga hari besar nasional yang dirangkaikan dengan Apel KORPRI tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap semangat persatuan, pengabdian, dan tanggung jawab dapat semakin menguat dalam pelaksanaan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 1315 Gorontalo, Kepala Kejaksaan Negeri Limboto, Kapolres Limboto, Ketua Pengadilan Negeri Limboto, Ketua Pengadilan Agama Limboto, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, pimpinan PT Taspen (Persero) Cabang Gorontalo, perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo, unsur Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan organisasi kemasyarakatan pemuda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.













