Gorontalo.Kuytanda.com – Bone Bolango – Satu tahun bukan waktu yang panjang dalam membangun sebuah daerah. Namun bagi Ismet Mile, tahun pertama kepemimpinannya di Kabupaten Bone Bolango menjadi fase krusial untuk membuktikan arah, keberanian, dan integritas pemerintahan.
Menghadapi kondisi fiskal yang ketat serta tuntutan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango tetap mampu mencatatkan deretan indikator pembangunan yang bergerak naik. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 73,3, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 13,16 persen, dan pertumbuhan ekonomi daerah bertahan di atas 5 persen, sebuah capaian yang menunjukkan denyut ekonomi tetap hidup di tengah keterbatasan.
Tak hanya pada angka makro, hasil nyata juga terlihat pada pelayanan publik. Kabupaten Bone Bolango berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) kategori madya, membuka akses layanan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat. Di tangan dinginnya, daerah ini diganjar predikat Kabupaten Terbaik Paritrana Award, menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap perlindungan sosial tenaga kerja.
Sementara itu, wajah birokrasi pun terus dibenahi. Indeks Reformasi Birokrasi menembus angka 72,2 dengan kategori BB, disusul Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah yang juga meraih kategori BB. Perencanaan pembangunan daerah bahkan mendapat pengakuan sebagai yang terbaik, menandai perubahan arah pembangunan yang lebih terukur dan bertanggung jawab.
“Di tengah segala keterbatasan, kami memilih tetap membangun. Salah satunya melalui pembangunan 13 unit sekolah baru, karena pendidikan adalah fondasi masa depan daerah ini,” tegas Ismet Mile dalam kegiatan refleksi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di kediaman pribadinya, Sabtu (28/2/2026).
Di hadapan para undangan, Ismet Mile mengenang awal langkahnya sebagai kepala daerah. Dia lahir dalam pemerintahan tersebut 20 Februari 2025 yang dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Usai pelantikan kami menjalani retret di Akademi Militer. Di sanalah kami diingatkan bahwa negara ini sedang bergerak menuju penyempurnaan sistem pemerintahan hingga ke tingkat paling bawah,”ungkapnya.
Pembekalan dari Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Agung, Badan Pemeriksa Keuangan, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan menjadi titik balik dalam cara pandangnya menjalankan pemerintahan.
“Pesan itu sederhana tapi mendalam, semua proses harus bersih, semua interaksi harus bermakna. Karena dari situlah kepercayaan publik dibangun,”katanya.
Ismet Mile menegaskan, kepemimpinannya akan terus diarahkan untuk memastikan setiap lapisan birokrasi bekerja dengan etika, transparansi, dan keberpihakan kepada rakyat. Baginya, satu tahun pertama bukan akhir, melainkan fondasi untuk perjalanan panjang membangun Bone Bolango yang lebih berdaya saing dan berkeadilan. (H.R)









