Pemkab Gorontalo Dapat Apresiasi Pusat, Soft Launching Hari Desa Nasional Dimulai Lebih Awal dan Jumbara posyandu 

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo.kuytanda.com |LIMBOTO, DISKOMINFO — Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi menggelar Soft Launching Hari Desa Nasional Provinsi Gorontalo dan Jumbara Posyandu 2025, Jumat (12/12), di Halaman Kantor Bupati Gorontalo. Dua agenda besar ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga ruang strategis menguatkan pemberdayaan desa, peningkatan layanan posyandu, serta mendorong promosi UMKM desa. Ribuan peserta hadir dari pengurus PKK desa, kelurahan, dan kecamatan se-Kabupaten Gorontalo.

Kabupaten Gorontalo ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan soft launching tersebut, yang turut diperkuat dengan kehadiran lima organisasi desa: APDESI MP Provinsi Gorontalo, PAPDESI Gorontalo, PPDI Gorontalo, PABPDSI Gorontalo, dan KOMPAKDESI Gorontalo sebagai motor kolaborasi kelembagaan desa.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dalam sambutannya menekankan bahwa soft launching ini merupakan momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun desa secara partisipatif, sesuai kebutuhan masyarakat.

“Soft launching ini adalah wujud semangat kita mengangkat kembali komitmen membangun desa. Jumbara Posyandu pun menjadi kolaborasi bersama dalam percepatan penurunan stunting serta peningkatan gizi ibu dan anak. Terima kasih atas partisipasi seluruh pihak sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Bupati.

Dr. Agustomi Masuk, M.Si, Kepala Pengembangan SDM Kemendes PDT RI yang hadir mewakili Menteri Desa, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk penghargaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo yang telah menginisiasi soft launching lebih awal. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan desa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, desa merupakan titik pangkal produksi wilayah – penghasil pangan, energi, bahan baku, dan sumber air – sehingga penguatan pembangunan desa sangat menentukan laju kemajuan wilayah.

Dr. Agustomi juga menegaskan bahwa perhatian besar pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo, diarahkan pada pembangunan desa sebagai bagian dari Asta Cita, yakni membangun dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

“Saya sangat terkesan dengan motto Kabupaten Gorontalo, Dulo Ito Mopoolamahu Lipu, yang berarti membangun desa. Ini selaras dengan arah kebijakan nasional,” ungkapnya.

Perwakilan Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Nitta Rosalin, SE, MA, juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Gorontalo atas keberhasilan menyelenggarakan dua agenda besar ini secara terpadu.

“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan seluruh pihak yang terlibat. Kabupaten ini menjadi yang pertama memulai rangkaian peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang secara nasional akan dipusatkan di Boyolali,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa penyelenggaraan Jumbara Posyandu 2025 di Gorontalo sangat relevan dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang kini telah bertransformasi menjadi layanan terpadu dengan 6 bidang SPM.

“Transformasi enam layanan posyandu ini menuntut sinkronisasi data, peningkatan kapasitas kader, dan dukungan pemerintah daerah. Kabupaten Gorontalo telah menunjukkan langkah awal yang baik,” tambahnya.

Ketua Panitia pelaksana melaporkan bahwa Soft Launching Hari Desa Nasional sebenarnya dijadwalkan pada 25 November di Boyolali dan puncaknya Januari 2026. Namun Kabupaten Gorontalo memajukannya ke Desember 2025 untuk menyesuaikan agenda daerah.

Pemkab Gorontalo menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai simbol, tetapi sebagai penguatan pembangunan desa dan ekonomi masyarakat. Sejumlah agenda besar telah disiapkan, di antaranya, Simposium Desa, Pameran Potensi & Produk Unggulan Desa (PPG) untuk ruang promosi UMKM,Bakti Sosial Donor Darah, Jalan Sehat, Aksi Penanaman Pohon di Bumi Perkemahan Bongohulawa

Berita Terkait

Dibuka Wabup Tonny, Perkemahan Saka Widya Budaya Bakti di Bongohulawa Diikuti 700 Peserta
Sofyan Puhi: Perubahan APBD 2026 Harus Tetap Berpihak pada Masyarakat
Maryam Sofyan Puhi Dorong Administrasi dan Data Akurat untuk Perkuat Gerakan PKK hingga Desa
Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat
Milad ke-5, Perumda Tirta Limutu Jadikan Pelayanan dan Kepedulian sebagai Komitmen
Tutup Rangkaian HUT RI ke-81 Limboto Barat, Sekda Sugondo Makmur Serap Aspirasi Pembangunan dan Motivasi Petani
Karnaval TK/PAUD Limboto,Resmi Dilepas Sekda Sugondo : Gaungkan Cita-Cita Sejak Dini untuk Meneruskan Perjuangan Pahlawan
Sambut Wamen Dikdasmen RI dengan Mopotilolo, Pemkab Gorontalo Perkuat Sinergi Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:35

Dibuka Wabup Tonny, Perkemahan Saka Widya Budaya Bakti di Bongohulawa Diikuti 700 Peserta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:32

Sofyan Puhi: Perubahan APBD 2026 Harus Tetap Berpihak pada Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:02

Maryam Sofyan Puhi Dorong Administrasi dan Data Akurat untuk Perkuat Gerakan PKK hingga Desa

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:58

Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:36

Tutup Rangkaian HUT RI ke-81 Limboto Barat, Sekda Sugondo Makmur Serap Aspirasi Pembangunan dan Motivasi Petani

Berita Terbaru